Rahasia Terungkap: Tes SkB CPNS Kemenkumham yang Tidak Diketahui oleh Banyak Orang!

Apa Saja Tes Skb Cpns Kemenkumham

Pengumuman terbaru dari Kemenkumham telah disampaikan melalui surat resmi Nomor SEK-KP.02.01-783 yang dapat diakses di situs web mereka.

Dalam pengumuman tersebut, diungkapkan bahwa peserta seleksi CPNS 2023 harus mematuhi tata tertib dan aturan berpakaian yang telah ditentukan. Seleksi ini direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2023 mendatang.

Pengumuman ini ditujukan kepada pelamar CPNS yang memiliki pendidikan setara SLTA dan menginginkan jabatan Penjaga Tahanan di Kemenkumham. Mereka akan menjalani tes SKB Kesamaptaan sebagai bagian dari seleksi kompetensi bidang di Kementerian tersebut.

Berikut adalah persyaratan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Kesamaptaan CPNS Kemenkumham Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tahun 2023.

Para pelamar Seleksi Pengadaan CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun Anggaran 2023 yang memiliki nomor registrasi dan nama tercantum dalam LAMPIRAN I pengumuman ini adalah mereka yang memiliki kualifikasi pendidikan setara SLTA untuk jabatan Penjaga Tahanan. Mereka diharapkan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Kesamaptaan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan. Tempat pelaksanaan SKB Kesamaptaan akan disesuaikan dengan lokasi kebutuhan jabatan yang dilamar oleh para pelamar. Penting bagi para pelamar untuk hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan, karena ketidakhadiran tanpa alasan apapun akan berakibat pada tidak diberikannya nilai SKB Kesamaptaan atau mendapatkan nilai 0 (nol). Para pelamar juga tidak diperbolehkan mengubah atau meminta perubahan waktu dan tempat pelaksanaan SKB Kesamaptaa

Contents

Tata Tertib Tes SKB Lebih Lanjut

Keberhasilan seorang pelamar dalam tes CPNS adalah hasil dari usaha dan prestasi pribadinya. Jika ada orang yang menjanjikan kelulusan dengan alasan apa pun, hal tersebut merupakan penipuan dan tidak menjadi tanggung jawab panitia seleksi.

You might be interested:  Metode Inovatif: Mengungkap Jenis Kelamin Bayi dengan Pasta Gigi!

Pelamar bertanggung jawab atas kesalahan dan kelalaian dalam membaca serta memahami pengumuman.

Seluruh proses Seleksi Pengadaan CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun Anggaran 2023 tidak memerlukan pembayaran.

Calon pelamar tidak diizinkan untuk memarkir kendaraan roda dua dan/atau roda empat di area tempat pelaksanaan tes SKB Kesamaptaan. Selain itu, pengantar atau orang tua calon pelamar juga dilarang masuk atau menunggu di lokasi ujian tersebut.

Biaya transportasi dan penginapan selama mengikuti tes SKB Kesamaptaan menjadi tanggung jawab pribadi setiap peserta.

Keputusan Panitia bersifat mutlak dan tidak dapat disengketakan.

Anda dapat melaporkan adanya kecurangan dalam Seleksi Pengadaan CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun Anggaran 2023 dengan mengirimkan pesan Whatsapp ke nomor +62819 1805 5789 / +62812 8875 1988. Jangan lupa untuk menyertakan bukti pendukung dalam laporan Anda.

Apa Materi yang Diujikan dalam Tes SKB CPNS?

Berikut adalah daftar seleksi yang dilakukan dalam proses penerimaan calon anggota CAT:

1. Seleksi Kompetensi Bidang CAT

2. Seleksi Wawancara

3. Seleksi Praktik Kerja

4. Seleksi Psikotes

5. Seleksi Kesehatan Jiwa

6. Seleksi Kesehatan

Selain itu, terdapat juga seleksi khusus untuk formasi Penjaga Tahanan, yaitu:

7. Seleksi Beladiri dan Samapta

Semua tahapan seleksi ini penting untuk memastikan bahwa calon anggota CAT memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaannya serta menjaga kondisi fisik dan mental yang baik selama bertugas sebagai anggota CAT.

Tes SKB CPNS Kemenkumham: Barang yang Harus Dibawa oleh Pelamar dan Ketentuan Pakaian

Tes SKD CPNS 2023 diadakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor Pusat BKN, Cililitan, Jakarta Timur pada tanggal 9 November 2023.

Pengertian SKB di Kemenkumham

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) akan mengadakan tes seleksi untuk formasi Penjaga Tahanan dalam penerimaan CPNS tahun 2023. Tes ini disebut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Para peserta yang ingin menjadi CPNS Penjaga Tahanan harus melewati tiga tahap tes, yaitu Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan.

Pada tahap pertama, para peserta akan menjalani wawancara dengan pihak Kemenkumham. Dalam wawancara ini, mereka akan ditanyai tentang pengetahuan dan kemampuan mereka terkait pekerjaan sebagai Penjaga Tahanan. Tujuan dari wawancara ini adalah untuk menilai kesiapan mental serta motivasi calon CPNS dalam melaksanakan tugasnya di lapangan.

Setelah itu, pada tahap kedua peserta akan mengikuti tes pengamatan fisik. Pada tes ini, mereka akan diperlihatkan berbagai situasi atau objek tertentu yang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai Penjaga Tahanan. Peserta diharapkan dapat melakukan observasi secara cermat dan akurat terhadap situasi atau objek tersebut sesuai dengan petunjuk yang diberikan.

Terakhir, pada tahap ketiga peserta akan menghadapi tes keterampilan. Tes ini bertuju

Tes SKB CPNS Kemenkumham adalah tes seleksi kompetensi bidang yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tes ini bertujuan untuk menguji kemampuan dan keterampilan pelamar dalam bidang yang sesuai dengan jabatan yang dilamar. Pelaksanaan tes SKB CPNS Kemenkumham melibatkan beberapa tahapan, termasuk tes tertulis, wawancara, dan ujian praktik atau simulasi

Peserta yang mengikuti Tes Kesamaptaan SKB di Kementerian Hukum dan HAM harus membawa beberapa persyaratan.

Tes SKB CPNS Kemenkumham adalah salah satu tahapan seleksi untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Tes ini bertujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam bidang tertentu yang relevan dengan jabatan yang dilamar. Terdapat beberapa jenis tes SKB CPNS Kemenkumham, antara lain:

1. Tes Kompetensi Bidang (TKB): Tes ini meliputi materi-materi yang terkait dengan bidang pekerjaan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, seperti hukum pidana, hukum administrasi negara, hukum tata negara, hingga pengetahuan tentang sistem peradilan.

2. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Tes ini bertujuan untuk menguji pemahaman peserta tentang Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia serta nilai-nilai kebangsaan lainnya.

3. Tes Intelegensia Umum (TIU): Tes ini akan menguji kemampuan logika dan pemahaman verbal peserta melalui soal-soal psikotes.

4. Ujian Praktik: Bagi calon pegawai yang mendaftar pada pos-pos tertentu seperti petugas imigrasi atau petugas lapas, mereka akan menjalani ujian praktik sesuai dengan tugas-tugas yang akan mereka lakukan nantinya.

Dalam persiapan menghadapi tes SKB CPNS Kemenkumham, penting bagi para calon peserta untuk mempelajari secara mendalam materi-materi terkait bidang pekerjaannya serta meningkatkan kemampuan logika dan pemahaman verbal. Selain itu, berlatih mengerjakan soal-soal tes SKB juga dapat membantu meningkatkan performa saat menghadapi tes sebenarnya

Pakaian yang harus dikenakan untuk tes SKB CPNS Kemenkumham meliputi kaos oblong putih tanpa kerah dengan lengan pendek, celana pendek berwarna putih, dan sepatu olahraga dengan warna bebas.

Pakaian yang harus dikenakan untuk tes SKB CPNS Kemenkumham adalah kaos putih lengan pendek. Bagi peserta yang berjilbab, mereka harus mengenakan kaos putih lengan panjang atau manset berwarna putih dan jilbab bergo hitam polos. Selain itu, celana olahraga panjang berwarna hitam juga harus dipakai. Sepatu olahraga dapat dipilih dengan warna bebas.

Jika pelamar tidak dapat memenuhi persyaratan yang harus dibawa atau tidak mengenakan pakaian sesuai dengan ketentuan, maka panitia berhak untuk membatalkan keikutsertaan pelamar tersebut.

Untuk memverifikasi kebenaran informasi yang sedang beredar, Anda dapat menghubungi nomor WhatsApp Cek Fakta Liputan6.com di 0811 9787 670. Kirimkan pesan dengan kata kunci yang relevan untuk mendapatkan klarifikasi.

Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS BIN yang Perlu Diketahui

Tes Skb CPNS Kemenkumham terdiri dari beberapa jenis tes yang harus diikuti oleh para calon pegawai negeri sipil. Salah satu tes yang memiliki bobot nilai tertinggi adalah Tes Psikologi, dengan bobot nilai sebesar 50 persen. Tes ini mencakup penilaian terhadap kecerdasan, sikap kerja, kehidupan perasaan, dan penyesuaian sosial calon peserta.

Selain itu, ada juga Tes Kesehatan yang memiliki bobot nilai sebesar 42,5 persen. Pada tes ini akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa calon peserta dalam kondisi fisik dan mental yang baik serta mampu menjalankan tugas-tugas sebagai pegawai Kemenkumham.

Tes Kesegaran Jasmani juga menjadi bagian penting dalam seleksi CPNS Kemenkumham dengan bobot nilai sebesar 7,5 persen. Calon peserta akan diuji kemampuan fisiknya melalui serangkaian latihan atau ujian kesegaran jasmani seperti lari atau push-up.

Terakhir, ada Penelitian Personel/Mental Ideologi yang juga menjadi salah satu komponen tes pada seleksi CPNS Kemenkumham. Meskipun tidak disebutkan secara spesifik mengenai bobot nilainya, tetapi dapat dipastikan bahwa hal ini merupakan aspek penting dalam menilai kepribadian dan pemahaman ideologi calon peserta.

Dalam rangka menghadapi seleksi CPNS Kemenkumham ini sangatlah penting bagi para calon peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik. Mempelajari materi-materi yang akan diujikan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta memahami nilai-nilai ideologi yang dianut oleh Kemenkumham adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat menghadapi tes dengan lebih percaya diri dan berhasil meraih hasil terbaik.

Tes SKB CPNS Kejaksaan: Apa Saja yang Diujikan?

Tahap kedua adalah Seleksi Praktik Kerja, dengan bobot sebesar 20%. Pada tahap ini, calon peserta akan diberikan tugas atau simulasi pekerjaan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Tujuan dari tes praktik kerja ini adalah untuk melihat kemampuan keterampilan dan adaptabilitas calon peserta dalam menjalankan tugas-tugas sehari-hari di lingkungan kerja Kemenkumham.

Selain itu, ada juga Seleksi Beladiri dan Samapta dengan bobot 15%. Tes ini bertujuan untuk menguji kebugaran fisik serta kemampuan bela diri calon peserta. Kemampuan bela diri sangat penting bagi pegawai Kemenkumham karena mereka sering berhadapan dengan situasi-situasi konflik atau potensi ancaman keamanan.

P.S.: Tes Kejiwaan dan Tes Kesehatan juga merupakan bagian dari seleksi CPNS Kemenkumham. Namun, kedua tes tersebut bersifat menggugurkan artinya jika tidak memenuhi persyaratan kejiwaan atau kesehatannya maka pelamar dapat langsung dinyatakan tidak lulus pada tahapan tersebut.

Perbedaan antara penjaga tahanan Kemenkumham dan penjaga tahanan Kejaksaan

Daftar Tes SKB CPNS Kemenkumham:

1. Tes Pengetahuan Umum: Tes ini akan menguji pengetahuan umum peserta terkait dengan berbagai aspek kehidupan, termasuk politik, ekonomi, sosial budaya, dan sejarah Indonesia.

3. Tes Psikotes: Meliputi tes kepribadian dan tes intelegensi untuk menilai karakteristik pribadi serta kemampuan kognitif peserta.

4. Tes Kompetensi Bidang: Menguji pemahaman peserta tentang tugas-tugas yang akan dilakukan di bidang pekerjaannya, seperti pengetahuan hukum atau manajemen tahanan.

5. Wawancara: Tahap wawancara digunakan untuk mengevaluasi motivasi dan komitmen calon pegawai terhadap pekerjaan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

6. Simulasi Tugas Lapangan (STL): STL bertujuan untuk menguji kemampuan praktis peserta dalam menjalankan tugas-tugas sehari-hari sebagai penjaga tahanan atau petugas kejaksaan.

7. Ujian Fisik: Bagian ini melibatkan serangkaian tes fisik seperti lari jarak pendek atau panjang, push-up, sit-up, pull-up,dll., guna memastikan bahwa calon pegawai memiliki kondisi fisik yang cukup baik untuk menjalankan tugasnya secara efektif.

8. Tes Kesehatan: Peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan bahwa mereka bebas dari penyakit yang dapat mengganggu kinerja mereka di lapangan.

9. Tes Keamanan dan Keselamatan: Menguji pengetahuan peserta tentang protokol keamanan dan keselamatan dalam lingkungan kerja, serta kemampuan mereka dalam menghadapi situasi darurat.

10. Tes Administrasi: Meliputi tes kemampuan administratif seperti menulis surat resmi, membuat laporan, atau menggunakan perangkat lunak perkantoran.

11. Presentasi: Tahap ini melibatkan presentasi oleh peserta terkait topik tertentu yang relevan dengan pekerjaannya di Kemenkumham atau Kejaksaan.

12. Penilaian Akhir: Setelah semua tahapan tes selesai dilakukan, hasil dari setiap tahap akan dinilai secara keseluruhan untuk menentukan kelulusan calon pegawai CPNS Kemenkumham atau Kejaksaan.

Tes yang dilakukan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)

Tes SKB CPNS Kemenkumham terdiri dari tiga sub tes yang harus diikuti oleh para peserta. Sub tes pertama adalah tes wawasan kebangsaan, yang bertujuan untuk menguji pengetahuan dan pemahaman peserta tentang berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia, seperti sejarah, budaya, politik, ekonomi, dan sosial. Peserta akan diberikan serangkaian pertanyaan atau pernyataan yang berkaitan dengan topik-topik tersebut.

Ketiga subtes tersebut merupakan bagian integral dari proses seleksi CPNS Kemenkumham dan memiliki bobot nilai yang sama pentingnya. Oleh karena itu, para peserta diharapkan untuk mempersiapkan diri dengan baik dan menguasai materi yang akan diujikan dalam tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, serta tes karakteristik pribadi.

Berapa jumlah soal SKB?

Daftar Tes SKB CPNS Kemenkumham:

1. Peserta yang berhak mengikuti ujian SKB adalah mereka yang telah lulus Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dengan kode P/L.

2. Ujian SKB terdiri dari dua jenis soal, yaitu soal yang tidak dominan dalam mata pelajaran Kalkulus dan soal dominan hitungan.

3. Jumlah soal untuk jenis soal yang tidak dominan dalam mata pelajaran Kalkulus sebanyak 100 buah.

4. Jumlah soal untuk jenis soal dominan hitungan sebanyak 80 buah.