Latihan Soal Potensi Dasar Pcpm Bi

Contoh Soal Tes Potensi Dasar Pcpm Bi

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, tujuan saya berbagi pengalaman ini adalah agar calon peserta selanjutnya dapat lebih siap dalam menghadapi soal-soal yang sangat menantang ini dan akhirnya mendapatkan pekerjaan impian mereka.

Baru-baru ini, saya mengikuti tahap pertama tes masuk Bank Indonesia melalui jalur PCPM. Menariknya, tidak hanya fresh graduate yang tertarik untuk bekerja di bank sentral ini—saya juga berkenalan dengan beberapa karyawan bank!

Maaf, kali ini saya hanya bisa mengingat 8 contoh soal untuk melatih logika dan penalaran. Soal-soal berikut ini hanyalah sebagai contoh yang dapat digunakan dalam latihan tersebut. Terima kasih!

1. Memori

Dalam tes ini, peserta akan diberikan waktu satu menit untuk mengingat 20 simbol. Kemudian, mereka akan ditampilkan dengan simbol-simbol yang telah diacak dan diminta untuk menjawab dengan angka urutan yang benar dari setiap simbol tersebut.

Pada lembar jawaban, terdapat angka 0-9 yang digunakan untuk menjawab setiap nomor. Jika jawabannya adalah 1, maka silang angka 1. Jika jawabannya adalah 20, maka silang angka 0 dan 2. Jika jawabannya adalah angka kembar seperti 11, cukup silang angka 1 saja.

Ingatlah bahwa ada simbol yang perlu diingat saat mengikuti tes. Simbol-simbol ini dapat ditemukan di bagian belakang halaman instruksi, sehingga Anda dapat melihatnya tanpa harus meraba-raba. Dengan begitu, Anda dapat secara efisien menyimpan informasi dalam memori sambil mendengarkan petugas membacakan instruksi. Setelah itu, terdapat juga lembar berwarna kuning sebelum mulai mengerjakan soal-soal.

Jawaban untuk soal nomor satu adalah sebagai berikut: 1. Tiga, 2. Satu, 3. Empat, 4. Dua

Saat melaksanakan tugas ini, saya sebenarnya berhasil mengingat semua informasi yang diperlukan. Namun, saya kehabisan waktu karena mencoba mengerjakan soal secara berurutan dan terlalu lama memikirkan satu nomor saja.

Setiap orang tentu punya strategi masing-masing. Salah satu alternatif mengingat data yang banyak adalah membentuk suatu cerita sekaligus ( seperti jembatan keledai untuk Deret Volta di pelajaran Kimia SMA ). Saya mencoba di detik-detik awal, namun merasa kurang efektif. Saya pun menyederhanakan caranya dengan berusaha membaginya per 5 simbol (1–5, 6–10, 11–15, dan 16–20) dengan setiap bagian dibentuk menjadi satu kalimat. Setelah itu, saya memejamkan mata dan mengulangi kalimat-kalimat tersebut dengan mengucapkannya tanpa suara. Misalnya, untuk contoh soal di atas, saya akan membentuk kalimat ” petir belok, orangnya meninggal “.

Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI

Silakan cocokkan deret di sebelah kiri dengan deret di sebelah kanan. Jika kedua deret tersebut tidak memiliki perbedaan, tandai dengan huruf S yang berarti sama. Namun, jika ada perbedaan, tandai dengan huruf T yang berarti tidak sama.

Untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan, setelah menemukan satu perbedaan, tidak perlu mencocokkan hingga akhir deret dan langsung saja silangkan huruf T. Saya merekomendasikan untuk membaca deret di sebelah kiri sambil menunjukkan tiap huruf/angka dengan tangan kiri. Hal ini dapat dilakukan sambil membaca deret di sebelah kanan, dengan tangan kanan sudah siap di lembar jawaban untuk langsung menghapus huruf S atau T.

Terdapat sebuah gambar yang kurang lengkap atau tidak sempurna. Setiap gambar dibagi menjadi beberapa bagian dan peserta diminta menentukan bagian mana yang tidak lengkap atau seharusnya ada.

Soal nomor 3 Jawabannya adalah b karena semua burung pasti memiliki paruh yang mana seharusnya berada di potongan gambar b. Pilihlah jawaban yang paling pasti, walaupun pada ranting tidak terdapat daun ( daun bisa gugur, tapi burung tidak umum tidak punya paruh ).

Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI: 4. Deret Angka

Mencari nilai berikutnya dalam suatu rangkaian angka. Ubahlah teks ini dengan kata-kata Anda sendiri tanpa mengembangkan topik, tetapi pastikan untuk menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai.

You might be interested:  Uji Kecerdasan Anak 12 Tahun

Jawaban yang benar adalah c karena deret tersebut mengikuti pola seperti ini.

Jenis-jenis Tes PCPM Bahasa Indonesia Apa Saja?

Proses seleksi karyawan merupakan langkah penting dalam mencari calon yang tepat untuk mengisi posisi di perusahaan. Ada beberapa tahapan yang biasanya dilakukan, seperti seleksi administratif, tes potensi dasar dan Person Organization Fit (POF), tes pengetahuan umum, kebanksentralan, dan bahasa Inggris (mirip tes TOEFL/IELTS), serta item lainnya.

Seleksi administratif adalah proses awal dalam seleksi karyawan yang melibatkan pengumpulan dokumen-dokumen terkait pelamar seperti CV, surat lamaran kerja, transkrip nilai, sertifikat pendukung lainnya. Pada tahap ini perlu diperhatikan bahwa dokumen-dokumen tersebut harus lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Tes potensi dasar dan POF merupakan metode untuk mengukur kemampuan calon karyawan dalam berpikir logis, analitis, serta sejauh mana mereka cocok dengan budaya organisasi. Tes ini dapat melibatkan soal-soal psikotes atau situasional agar dapat menilai karakteristik kepribadian serta motivasi dari para pelamar.

Terakhir adalah item-item lainnya yang mungkin akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Misalnya, tes keterampilan teknis yang spesifik untuk pekerjaan tertentu atau wawancara langsung dengan manajer departemen terkait.

Contoh lainnya adalah melakukan latihan soal-soal psikotes online atau membaca buku-buku referensi terkait pengetahuan umum serta berlatih bahasa Inggris secara intensif. Dengan persiapan yang baik, calon karyawan memiliki peluang lebih besar untuk berhasil melewati proses seleksi ini dan mendapatkan posisi yang diinginkan di perusahaan tersebut.

Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI: Memeriksa Deret Huruf / Angka

Dalam tes potensi dasar PCPM BI, terdapat beberapa soal yang menguji kemampuan dalam melengkapi deret angka atau huruf. Misalnya, Anda akan diminta untuk menentukan angka yang hilang dalam sebuah deret angka 1-9 atau mencari huruf yang muncul dua kali dalam sebuah deret huruf. Soal-soal ini dirancang untuk mengukur kemampuan logika dan pemahaman pola pada peserta tes.

1. Angka-angka berikut ini, yaitu 83974162, 13562798, dapat dibaca secara berurutan untuk mencari angka yang terdapat dalam deret tersebut. Jika ada angka yang tidak ditemukan saat membaca secara berurutan, maka silangkan angka tersebut sebagai jawaban.

2. Huruf-huruf dalam deret RPQDPVB dan MBKWMN seringkali membingungkan. Oleh karena itu, sebaiknya melihat keseluruhan deret huruf tersebut dengan teliti. Dengan cara ini, mata dan otak kita akan bekerja sama untuk menemukan bentuk-bentuk yang mirip (yang muncul dua kali).

Apa yang Dimaksud dengan Ujian Percobaan PCPM BI?

Trial test PCPM BI adalah tes uji coba yang dilakukan sebelum ujian sesungguhnya. Tes ini biasanya dilaksanakan secara daring atau online. Uji coba ini penting karena nantinya tes akan dilakukan secara online.

Uji coba trial test PCPM BI bertujuan untuk mempersiapkan peserta sebelum mengikuti ujian sesungguhnya. Dengan melakukan uji coba, peserta dapat familiar dengan format dan tipe-tipe soal yang akan muncul dalam tes tersebut. Selain itu, mereka juga bisa mengukur kemampuan diri dan melihat di mana kelemahan mereka sehingga dapat meningkatkan persiapan lebih lanjut.

Melakukan trial test secara daring atau online memiliki manfaat tersendiri. Peserta dapat merasakan pengalaman seperti saat menjawab soal dalam lingkungan digital, menggunakan komputer atau perangkat elektronik lainnya. Hal ini membantu peserta menjadi lebih terbiasa dengan teknologi serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menghadapi tes berbasis online.

Contoh Soal Tes Kemampuan Logika PCPM Bahasa Indonesia

Ada beberapa potongan bangun di sebelah kanan yang dapat disusun menjadi bangun di sebelah kiri. Namun, ada satu potongan bangun di sebelah kanan yang tidak sesuai dengan yang lainnya. Peserta diminta untuk menemukan dan menentukan potongan bangunan tersebut.

Penting untuk diingat bahwa bangunan yang diberikan mungkin perlu diubah posisinya sebelum dapat disusun dengan benar. Dalam soal ini, dari lima pilihan bangunan, empat di antaranya ketika digabungkan akan membentuk persegi panjang seperti yang ditunjukkan oleh garis biru di sebelah kiri.

Setelah diurutkan, terungkap bahwa bangun yang paling tidak sesuai atau tidak bisa digabungkan adalah d..

Apa itu Tes Potensi Dasar?

Tes Potensi Dasar Akademik (TPDA) atau yang lebih dikenal dengan nama Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) adalah sebuah tes yang dilakukan secara online di Indonesia. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang dalam menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Dalam tes ini, individu akan diuji kemampuannya dalam berpikir logis, menganalisis masalah, serta memecahkan soal-soal yang berkaitan dengan bidang akademik.

You might be interested:  Inovasi Baru: Mengungkap Jenis Kelamin Janin dengan Baking Powder!

Tes TPDA/TKDA sangat penting bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Tes ini menjadi salah satu syarat penerimaan mahasiswa baru di beberapa universitas dan institusi pendidikan tinggi lainnya. Hasil dari tes TPDA/TKDA akan digunakan sebagai acuan untuk menentukan apakah seorang calon mahasiswa memiliki potensi dan kemampuan akademik yang cukup untuk dapat berhasil menjalani studi di lingkungan pendidikan tinggi.

Dalam pelaksanaannya, tes TPDA/TKDA biasanya terdiri dari beberapa bagian seperti matematika, bahasa Inggris, fisika, kimia, biologi, dan lain-lain sesuai dengan program studi yang diminati oleh calon mahasiswa tersebut. Setiap bagian akan mengujikan pemahaman dasar materi serta kemampuan analisis dan logika peserta ujian.

Dengan demikian, tes TPDA/TKDA memiliki peranan penting dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Melalui tes ini, lembaga pendidikan dapat mengidentifikasi individu dengan potensi akademik yang baik dan siap untuk menjalani studi di lingkungan pendidikan tinggi.

Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI: Menentukan Kata Penghubung

Mencari kata yang sesuai untuk menggambarkan tiga kata pada soal. Pilihan jawaban berupa huruf yang mewakili kata jawaban ( ujung awal kata atau ujung akhir kata ).

Jawabannya adalah a yang mana huruf H mewakili kata ‘HIJAU’ – meja hijau = pengadilan – hijau daun = nama band – kacang hijau = benih toge

Arti Singkatan PCPM

Seleksi Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) Angkatan 38 adalah proses seleksi untuk memilih calon pegawai yang akan mengikuti program pendidikan sebagai asisten manajer. Proses ini dilakukan oleh pihak yang bertanggung jawab dalam merekrut dan menyeleksi calon-calon terbaik.

Dalam seleksi ini, para calon pegawai harus melalui berbagai tahapan tes potensi dasar. Tes potensi dasar merupakan tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan dan potensi seseorang dalam beberapa aspek seperti logika, numerik, verbal, dan abstraksi. Tujuan dari tes ini adalah untuk menilai sejauh mana kualitas serta kemampuan intelektual para calon pegawai.

Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI: 8. Logika Kalimat

Menyimpulkan dengan tepat dari pernyataan-pernyataan yang diberikan adalah tugas dalam tes potensi dasar PCPM BI. Dalam menjawab, penting untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai dengan konteks di Indonesia.

Andika merupakan orang tua dari Yusita. Handoko memiliki lima anak bersama dengan Yusita, dan salah satunya adalah Purnama yang merupakan anak kedua mereka.

a. Andika adalah ayah dari Handoko.

b. Yusita merupakan istri dari Andika.

c. Purnama adalah menantu dari Handoko.

d. Purnama juga cucu dari Andika.

e. Yusita memiliki lima cucu.

Saat membaca kalimat, coba bayangkan langsung isinya agar bisa menyimpulkan tanpa harus membaca soal lagi. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menjawab soal dengan cepat dan efektif. Yuk, kita praktikkan!

Berikut ini adalah contoh-contoh pertanyaan yang harus dijawab untuk mengikuti tes seleksi calon pegawai bank sentral di Indonesia. Jika Anda memiliki tambahan atau ingin memberikan kritik dan saran, silakan berbagi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman-teman yang sedang berjuang dalam proses seleksi tersebut!

Saya merasa senang pernah mengikuti serangkaian tes PCPM Bank Indonesia yang dibuka tiga tahun lalu. Saya berhasil melewati tahap LGD dan wawancara psikolog. Pengalaman ini sangat berkesan bagi saya.

Selamat kepada teman-teman yang berhasil melangkah ke depan dalam perjalanan mereka di bidang teknik keuangan. Tetaplah berusaha dengan maksimal, tetap fokus pada tujuan, dan percayalah bahwa Anda dapat mencapai kesuksesan. Teruslah menulis dalam bahasa Indonesia untuk memperkaya budaya kita sendiri.

Jalur PCPM: Apa itu?

PCPM adalah Pendidikan Calon Pegawai Pangkat Asisten Manajer, merupakan salah satu jalur penerimaan pegawai yang dipersiapkan untuk menjadi pimpinan di Bank Indonesia. Rekrutmen PCPM Angkatan 38 Bank Indonesia menggunakan beberapa jalur berikut:

1. Jalur Umum

2. Jalur Dosen

3. Jalur Mahasiswa Berprestasi (JMB)

4. Jalur Khusus Lulusan Luar Negeri (KKLLN)

Dalam rekrutmen PCPM Angkatan 38 Bank Indonesia, calon peserta dapat memilih salah satu dari empat jalur tersebut sesuai dengan kualifikasi dan persyaratan yang ditentukan oleh bank.

Jalur Umum merupakan jalur terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan umum seperti pendidikan minimal S1 atau setara, usia maksimal 28 tahun pada saat mendaftar, memiliki IPK minimal 3,00 dalam skala 4,00 atau setara.

Jalur Dosen diperuntukkan bagi para dosen perguruan tinggi yang telah mengajar selama minimal tiga tahun dan memiliki jabatan akademik tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Jalur Mahasiswa Berprestasi (JMB) ditujukan bagi mahasiswa aktif program sarjana atau diploma dengan prestasi akademik dan non-akademik yang unggul serta memiliki potensi kepemimpinan.

You might be interested:  Inovasi Baru: Metode Revolusioner untuk Tes HIV di Rumah Sakit

Sedangkan Jalur Khusus Lulusan Luar Negeri (KKLLN) dibuka khusus untuk lulusan perguruang tinggi luar negeri dengan gelar sarjana atau magister dalam bidang studi tertentu sesuai kebutuhan Bank Indonesia.

Setelah melalui seleksi administrasi, calon peserta yang lolos akan mengikuti serangkaian tes potensi dasar (TPD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Tes potensi dasar meliputi tes kemampuan verbal, numerikal, logika, serta kepribadian. Sedangkan tes kompetensi bidang akan menilai pemahaman calon peserta terhadap pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tugas-tugas seorang asisten manajer di Bank Indonesia.

Melalui proses seleksi yang ketat ini, PCPM Angkatan 38 Bank Indonesia bertujuan untuk mendapatkan calon pegawai berkualitas yang memiliki potensi kepemimpinan dan mampu berkontribusi dalam pengembangan perbankan nasional.

Apakah SKCK diperlukan untuk Pcpm?

Dengan adanya persyaratan SKCK dalam seleksi PCPM BI, diharapkan dapat menjaring para calon pegawai yang memiliki integritas tinggi serta reputasi baik tanpa melibatkan tindakan kriminalitas. Selain itu, hal ini juga menjadi langkah awal bagi Bank Indonesia untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terhindar dari potensi risiko internal maupun eksternal. Oleh karena itu, bagi mereka yang ingin mendaftar sebagai calon pegawai PCPM BI tahun 2023 perlu mempersiapkan diri dengan mendapatkan SKCK agar dapat memenuhi persyaratan tersebut.

Daftar:

1. Seleksi PCPM BI tahun 2023 membutuhkan dokumen SKCK sebagai salah satu syarat pendaftaran.

3. Persyaratan SKCK dalam seleksi PCPM BI bertujuan untuk menilai rekam jejak calon pegawai dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terhindar dari risiko internal maupun eksternal.

Kapan program PCPM Bank Indonesia mulai beroperasi?

1. Pengertian Tes Potensi Dasar (TPD)

– TPD adalah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan dasar seseorang dalam berpikir logis, analitis, dan kreatif.

– Tes ini bertujuan untuk menilai potensi calon pegawai dalam menjalankan tugas-tugas di Bank Indonesia.

2. Tujuan dari Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI

– Melihat kemampuan calon pegawai dalam memecahkan masalah dengan menggunakan logika dan pemahaman konsep.

– Mengidentifikasi kecerdasan verbal dan numerikal calon pegawai.

– Mengetahui tingkat kreativitas serta daya tangkap informasi dari para peserta tes.

3. Contoh Soal-Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI

a) Logika:

“Jika A = 5, B = 10, C = 15, maka D = ?”

b) Numerikal:

“Sebuah toko memberikan diskon sebesar 20% pada semua barangnya. Jika harga awal suatu barang adalah Rp500.000,- berapa harga setelah didiskon?”

c) Verbal:

d) Kreativitas:

“Buatlah sebuah slogan yang mewakili semangat kerja tim di Bank Indonesia.”

4. Tips Mengerjakan Soal-Soal TPD

a) Bacalah petunjuk dengan seksama sebelum mengerjakan soal.

b) Gunakan waktu secara efektif dengan tidak terlalu lama memikirkan satu soal.

c) Jangan terburu-buru dalam menjawab, tetapi juga jangan terlalu lama pada satu soal.

d) Gunakan logika dan pemahaman konsep untuk mengerjakan soal-soal tersebut.

Dengan menguasai topik ini, diharapkan peserta tes dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI.

Apa saja jurusan yang ada di PCPM 38?

Berikut adalah daftar program studi yang tersedia di beberapa universitas:

1. Teknik

2. Psikologi

4. Manajemen

5. Hubungan Internasional

6. Ilmu Hukum

7. Agribisnis

8. Akuntansi

Selain itu, terdapat juga program studi lainnya yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat masing-masing individu.

Penting untuk mencatat bahwa dalam menulis bahasa Indonesia, kita harus menggunakan tata bahasa yang benar dan menghindari penggunaan penurunan harga atau pemformatan teks yang tidak diperlukan.

Status Bank Indonesia: BUMN atau Bukan?

Peran utama Bank Indonesia adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Hal ini berarti Bank Indonesia bertanggung jawab untuk menjaga agar nilai tukar rupiah tetap stabil terhadap mata uang asing. Dengan demikian, Bank Indonesia bekerja untuk mencegah fluktuasi harga yang tidak terkendali dan mengurangi risiko inflasi yang tinggi.

Selain itu, sebagai bank sentral, Bank Indoneisa juga bertugas dalam mengatur sistem perbankan di negara ini. Mereka memastikan bahwa semua bank di bawah pengawasan mereka beroperasi dengan baik dan sesuai dengan aturan serta regulasi yang telah ditetapkan.

Dalam rangka mencapai tujuannya tersebut, Bank Indoneisa melakukan kebijakan moneter seperti menentukan suku bunga acuan atau melakukan intervensi pasar valuta asing jika diperlukan. Semua langkah-langkah ini dilakukan demi menciptakan stabilitas ekonomi nasional sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang bagi seluruh masyarakat Indonesaia.